Rumus : Σ F = ma. F - f k = ma. keterangan : a = percepatan benda ( m/s 2). contoh soal : 1. sebuah benda diletakkan dibidang kasar, jika massa benda 20 kg, koefisien gesek statis 0,4 dan koefisien gesek kinetic 0,2. jika benda ditarik dengan gaya sebesar 60 N, tentukan :
Sehingga, Hukum Newton II untuk benda yang bergerak secara rotasi atau bergerak melingkar memakai rumus: dimana: adalah total torsi yang bekerja pada benda I adalah momen inersia benda adalah percepatan sudut benda. Dibawah ini adalah tabel yang menganalogikan antara gerak translasi dan gerak rotasiPada gerak melingkar, terdapat suatu percepatan pada objek yang mengarah ke pusat titik lintasan yang dinamakan percepatan sentripetal. Percepatan sentripetal [latex]a_s[/latex] arahnya tegak lurus dengan arah kecepatan linear. Perhatikan gambar dibawah. [Sumber: Douglas C. Giancoli, 2005] Persamaan percepatan sentripetal yakni: Dimana:
Mekanika (Kinematika dan Dinamika) 4. Fisika Optik. 5. Suhu dan Kalor. Gaya gesek merupakan gaya yang timbul sebagai akibat dua permukaan benda saling bersinggungan atau bersentuhan. Apabila pada sebuah benda bekerja gaya tertentu sehingga benda bergerak, maka arah gaya gesek selalu berlawanan dengan arah gerak benda.